Bisnis Online di Rumah Solusi Paling Kreatif Berbisnis

Bisnis Online di Rumah Solusi Paling Kreatif Berbisnis

Belanja dan konsumsi rumah tangga di Indonesia sedang dalam tekanan. Ini bisa dilihat dari data terbaru yang dikeluarkan Badan Pusat Statistik (BPS) seputar pertumbuhan ekonomi, pekan lalu. Selama kuartal IV 2016, konsumsi rumah tangga turun sebesar 0,02 persen dari kuartal III. Padahal di kuartal III, konsumsi rumah tangga masih tumbuh cukup tinggi sebesar 3,45 persen dari kuartal II.

Akibat konsumsi rumah tangga turun, pertumbuhan ekonomi Indonesia di kuartal IV pun minus 1,77 persen. Data ini menunjukkan setiap rumah tangga saat ini harus kreatif mengelola keuangan keluarga, termasuk menyeimbangkan antara pemasukan dengan belanja. Jika ada peluang untuk menambah pendapatan, sebaiknya dilakukan secara bijak di waktu luang.

Salah satu peluang menambah pendapatan, yakni melalui usaha kreatif berbasis digital. Misal, berjualan rupa-rupa usaha kreatif di situs-situs marketplace. Catatan dari lembaga kajian ekonomi CORE Indonesia menyebutkan, tanda-tanda konsumsi rumah tangga sedang dalam tekanan telah terlihat sejak Lebaran tahun lalu .

Saat Lebaran awal Juli 2016 lalu, konsumsi rumah tangga tidak begitu tinggi. Dan setelah Lebaran, konsumsi rumah tangga masih tetap rendah lesu. Padahal biasanya, setelah Lebaran konsumsi rumah tangga naik. Menurut CORE, rendahnya konsumsi rumah tangga ini banyak dialami oleh keluarga menengah bawah. Ini terlihat dari penjualan sepeda motor yang sepanjang tahun 2016 lebih rendah dari 2015, sedangkan penjualan mobil masih tumbuh.

Informasi PMB Pendaftaran Online Login Pendaftar
  Chat Kami via WhatsApp  

Di kuartal I tahun 2017, diperkirakan konsumsi sebagian besar rumah tangga masih tertekan akibat terjadi kenaikan tarif listrik. Seperti diketahui, tarif listrik bagi golongan 900 VA telah sejak Januari dan terus mengalami kenaikan hingga Maret 2017. Tarif listrik bagi sebagian pelanggan 450 VA yang mampu juga akan mengalami kenaikan tahun ini.

Kenaikan konsumsi rumah tangga di awal tahun ini banyak bergantung pada seberapa gencar bank menyalurkan kredit untuk konsumsi maupun modal usaha. Selain itu, tidak ada kenaikan harga atau tarif yang terjadi di bulan-bulan mendatang.

Dengan kondisi makro ekonomi seperti itu, setiap keluarga atau mereka yang telah memiliki penghasilan dan memiliki tanggungjawab, dituntut untuk lebih kreatif menambah pendapatan disamping mengatur keuangan keluarga. Misal, memanfaatkan bisnis online yang masih booming.

Sumber : kompas

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.