Ditemukan 7 Planet yang mirip dengan Bumi, Bagaimana kondisi Planet tersebut?

Ditemukan 7 Planet yang mirip dengan Bumi, Bagaimana kondisi Planet tersebut?

 

Washington DC – Para pakar astronomi dunia menemukan Tujuh planet diluar Tata Surya yang berukuran sama dengan Bumi. Para Astronomi Dunia menjadikan planet mirip bumi ini layak dipelajari lebih lanjut dengan harapan dapat ditemukannya tanda-tandakehidupan di planet tersebut.

“Planet-planet itu berdekatan satu sama lain sangat dekat dengan bintang induk, mengingatkan akan bulan disekitar Jupiter,” kata Gillon.

Dilansir BBC, Jumat (24/2/2017), ketua tim peneliti Michael Gillon dari University of Liege menjelaskan tentang kondisi planet itu. Tiga planet di antaranya mengorbit pada bintang induk. Bintang induk itu disebut TRAPPIST-1 dan digambarkan sebagai benda luar angkasa yang kecil dan redup di konstelasi Aquarius. Bintang ini berjarak 40 tahun cahaya dari Bumi, atau sekitar 44 juta tahun untuk taksiran kecepatan jelajah pesawat komersial.

Informasi PMB Pendaftaran Online Login Pendaftar
  Chat Kami via WhatsApp  

“Namun, bintang itu sangat kecil dan dingin yang membuat 7 planet itu beriklim, dan mungkin saja mereka memiliki air atau cairan dan mungkin saja, lebih jauhnya, ada kehidupan di permukaannya,” imbuh Michael Gillon.

Amaury Triaud sebagai Anggota tim peneliti dai Universitas of Cambridge mengatakan bahwa tim menyebut definisi ‘beriklim’ diartikan bahwa planet tersebut dengan anggapan kemungkinan layak untuk dihuni.

Suhu dipermukaannya mendukung akan keberadaan air dengan tekanan atmosfer yang cukup. Tiga dari planet itu dimasukan dalam definisi kemungkinan layak huni.

Namun Triaud mengatakan bahwa planet terjauh dari bintang induk, TRAPPIST-1h, memiliki atmosfer yang terperangkap panas. Disebutkan atmosfer yang dimiliki sangat mirip dengan Venus disbanding Bumi, dan ini memungkinkan dapat dihuni manusia.

“Akan sangat mengecewakan bila bumi merupakan satu-satunya tempat yang bisa dihuni dialam semesta ini,” ucapnya.

Dari sudut pandang teleskop di Bumi, pergerakan planet-planet itu memblokir sedikit sinar bintang yang mereka orbit. Diameter TRAPPIST-1 diperkirakan mencapai 8 persen dari diameter Matahari dalam Tata Surya kita. Hal ini membuat planet-planet seukuran Bumi terlihat besar saat mengorbit. Para ilmuwan menentukan susunan sistem planet itu dari mempelajari pergerakan ini.

Penemuan yang dipublikasikan dalam jurnal mingguan Nature ini, memperkuat penelitian sebelumnya soal tiga planet mengorbit TRAPPIST-1. Ketiga planet itu merupakan bagian dari 3.500 planet yang ditemukan di luar Tata Surya, atau disebut juga exoplanet.

TRAPPIST-1 diperkirakan berusia 500 juta tahun dan bisa bertahan hingga 10 triliun tahun. Untuk pembandingan, Matahari pada Tata Surya kita berusia 10 miliar tahun. Jika nantinya diketahui tidak memiliki tanda kehidupan, exoplanet dan TRAPPIST-1 masih bisa berevolusi.
(dhn/dhn)

Sumber : Detik.com

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.