Gramedia.com Salahkan Logistik Karena Pesanan di Harbolnas Telat

Gramedia.com Salahkan Logistik Karena Pesanan di Harbolnas Telat

Imandiri.id – Gramedia.com Salahkan Logistik Karena Pesanan di Harbolnas Telat. Gramedia.com akhirnya buka suara terhadap komplain hingga protes terkait keterlambatan pengiriman pesanan buku saat Harbolnas 12.12 lalu. Pihak manajemen menyatakan permintaan maaf karena pengiriman buku jauh melewati waktu yang telah dijanjikan.

“Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi,” kata Sarjito, Vice President Business and Relations Gramedia.com. Menanggapi masalah ini, manajemen Gramedia.com mengirimkan surel permintaan maaf secara resmi kepada seluruh pemesan buku saat Harbolnas 12.12.

Sarjito mengklaim sejauh ini seluruh pesanan sudah ke tahap proses pengiriman di pihak mitra ekspedisi Gramedia.com yakni ARK Xpress. Ia mengaku pihaknya berjanji menghubungi ARK Xpress untuk mempercepat proses pengiriman. Mereja juga akan menindaklanjuti setiap proses pengiriman yang bermasalah.

Selain terkendala pada proses pengiriman di tangan mitra ekspedisi, Sarjito tak menampik jika pihaknya kewalahan menampung pesanan yang membludak. Ia mengklaim jumlah transaksi selama Harbolnas 2017 mengalami peningkatan hingga 40.000 persen dibandingkan transaksi reguler harian.

Informasi PMB Pendaftaran Online Login Pendaftar
  Chat Kami via WhatsApp  

Jumlah itu disebutnya melampaui perkiraan selama Harbolnas 2017 sehingga berimbas pada waktu pengiriman pesanan. Pada awalnya, Gramedia.com memperkirakan proses pengiriman buku ke pelanggan rampung pada 22 Desember. Ketika jumlah pesanan yang melebihi perkiraan, mereka mengaku tak siap melakukan antisipasi.

“Memang lonjakan penjualan kali ini benar-benar di luar dugaan kita sehingga kita ada kesulitan dari sisi logistiknya,” tutur Managing Director Gramedia.com Kelvin Wijaya melalui Facebook Messenger.

Sarjito menegaskan semua transaksi yang masuk di program Harbolnas kemarin tercatat dengan baik. Ia meminta pelanggan tenang karena setiap buku bakal diantar ke tujuannya masing-masing.

Selain komplain mengenai pengirimanan pesanan yang tertunda, sejumlah pelanggan juga mengeluhkan ketidaksesuaian pesanan yang diterima. Protes tersebut dapat dengan mudah ditemui di media sosial.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *