Komitmen AWS Dukung Implementasi AI dan Machine Learning

Komitmen AWS Dukung Implementasi AI dan Machine Learning

Amazon Web Service (AWS) tidak menyediakan solusi layanan komputasi cloud namun di dalamnya juga ada platform terintegrasi untuk implementasi dan pengembangan teknologi Artificial Intelligence serta Machine Learning sesuai kebutuhan pelanggannya.

Meskipun solusi yang ditawarkan sudah cukup canggih dan jelas memberikan dampak positif bagi bisnis atau industri, Senior Developer Advocate ASEAN AWS, Donnie Prakoso menyebutkan tantangan utama yang dihadapi oleh bisnis tetap terkait kebutuhan tenaga ahli dan ketersediaan sumber daya.

Donnie mengakui bahwa keahlian di dua bidang ini tidak banyak dan lingkungan atau sumber daya yang dibutuhkan mereka kerap belum sesuai dengan teknologi terkini. AWS berkomitmen untuk menyediakan layanan baik bagi keahlian di tingkat pemula atat lebih tinggi dan ekosistem infrastruktur terkini yang bisa digunakan.

Startup Qoala yang berbasis di Jakarta adalah salah satu yang telah mengandalkan solusi AI dan Machine Learning AWS. Qoala merupakan startup insurtech yang menawarkan produk asuransi mikro inovatif ke pasar dengan menggandeng polis asuransi.

Produk asuransi mikro yang ditawarkan mulai dari perlindungan untuk insiden seperti keterlambatan atau pembatalan penerbangan, atau kerusakan pada barang-barang pribadi seperti ponsel pintar.

Teknologi Qoala memungkinkan perusahaan asuransi untuk mengotomatisasi pengambilan keputusan selama pemrosesan klaim. Mereka memeriksa gambar atau video yang diunggah dengan menggunakan teknologi computer vision dan didukung oleh model Machine Learning.

Contohnya perusahaan dapat menganalisis video yang memperlihatkan layar ponsel untuk mengkonfirmasi keretakan, atau misalnya pada kasus mobil untuk mengidentifikasi adanya goresan permukaan, penyok, atau kerusakan.

“Memiliki otomatisasi seperti ini sangat mengurangi waktu dan kebutuhan akan peninjauan fisik secara manual. Juga memungkinkan para partner asuransi agar mampu dengan cepat menyaring dan menolak klaim yang tidak valid,” ujar CTO Qoala, Martin Hong.

“Untuk dapat meningkatkan operasional dan platform Qoala, termasuk untuk tujuan manajemen polis asuransi dan validasi dokumen, kami membutuhkan fondasi berupa infrastruktur teknologi yang dapat diskalakan. Ini yang dapat disediakan oleh AWS,” katanya.

Head of Data Qoala, Satya Walpresa menyatakan kepopuleran layanan mereka juga menciptakan tantangan baru yaitu  pengecekan (assessment) bagian kendaraan sebelum dilanjutkan ke pengajuan klaim asuransi. Tanpa machine learning, masing-masing foto kerusakan harus dipelajari satu per satu.

Qoala  menggunakan teknologi Amazon SageMaker untuk mengenali dan menghitung tingkat kerusakan pada masing-masing bagian mobil. Satya mengatakan bahwa tim melatih model machine learning-nya menggunakan sampel yang diperoleh dari lebih dari 1.000 jenis mobil.

Hasilnya proses assessment dapat diselesaikan hanya dalam hitungan jam, tambahnnya fitur auto-scaling pada Amazon SageMaker juga memampukan Qoala untuk fokus pada bagian-bagian mobil yang umum, sementara bagian-bagian yang jarang mengalami kerusakan hanya perlu diperhatikan sesekali.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.