Nih, Strategi untuk Menghadapi Orang yang mengganggu  Konsentrasi

Nih, Strategi untuk Menghadapi Orang yang mengganggu Konsentrasi

Belajar ataupun Bekerja memang dituntut untuk bisa konsentrasi agar pekerjaan atau belajar mampu berjalan dengan baik. Tetapi masalah umum yang selalu dihadapi yaitu bagaimana jika teman kerja/ belajar selalu mengajak ngobrol?

Kehidupan sosial di kantor atau di lingkungan pendidikan memang sangatlah penting. Kita ditutntut agar bisa beradaptasi dan berinteraksi dengan rekan yang lainnya.

Tetapi , apa yang akan terjadi jika rekan kita tidak bisa berhenti berbicara tentang semua hal? Dia selalu mengajak bicara mulai dari masalah keluarga, hubungan cinta, rencana pernikahan, cerita film, keluhan tentang pekerjaan atau sampai dia berbicara tentang rencana diet yang akan dijalankannya.

Hal itu tidak akan mengganggu kita yang dalam suasana santai atau tidak ada kegiatan, tetapi justru sebaliknya apabila hal itu menimpa pada kita, lama-lama akan mengganggu dan membuat konsentrasi buyar misalnya. Pekerjaan tidak selesai, produktivitas menurun. Disini kita akan membahas bagaimana cara menghadapi rekan yang tidak berhenti bicara, seperti dikutip dari Usnews.com

Informasi PMB Pendaftaran Online Login Pendaftar
  Chat Kami via WhatsApp  

1. Jelaskan mengenai kesibukan anda

Ya, bilang saja kalau kita sedang sibuk dengan mengatakan beberapa kalimat diantaranya : “Saya sedang menghadapi deadline, jadi tidak bisa mengobrol sekarang.” Selain itu, kita juga bisa bilang:”Saya sedang menyelesaikan sebuah pekerjaan. Jadi, saya tidak bisa mengobrol.” Kedua kalimat tersebut jelas dan tegas. Tapi, kata-kata yang dipilih tetap sopan dan pastikan nada suara kita tetap rendh agar tidak menyinggung rekan yang selalu mengajak bicara.

2. Pasang earphone

Kita tahu bagaimana gelagat rekan kita apabila ingin mengajak ngobrol. Tapi, sebelum dia menjalankan niatnya, berikan tanda bahwa kita tidak sedang ingin berbica dengannya saat ini. Misalnya, dengan memasang earphone(meskipun tidak memutar music) dan jelaskan padanya, bahwa saat memasang earphone ditelinga, tandanya kita ingin focus/konsentrasi.

3. Langsung bicarakan inti masalah

Ketika rekan kita ingin mencurahkan isi hati, dia akan meminta awaktu kita dengan mungkin menepuk pundak kita beberapa kali atau meminta waktu untuk pindah ke tempat yang lebih nyaman untuk mengobrol. Namun semua tahu jika dia sudah curhat kemungkinan akan lupa waktu Karena terlalu asik mengobrol.

Maka, kita bisa bilang seperti ini: “ Saya tahu kamu ingin mengobrol, tapi saya tidak bisa. Saya sedang dikerjar deadline dan saya hamper tidak bisa beristirahat apalagi untuk mengobrol. Saya harap kamu mengerti.”

4. Menawarkan waktu luang untuk mengobrol

Jika kita tipe orang suka mengobrol juga, lakukan diluar jam kerja/belajar. Kita bisa menawarkan alternative. Misalnya berjanji ngopi di kafe setelah pekerjaan selesai. Dan kita bisa memulai mengobrol dari jalan menuju kafe tersebut.

Begitulah, bagaimana menghadapi rekan yang senang sekali mengobrol. Agar tidak menimbulkan hal negative kepada rekan kita dengan berbicara tetap ramah, sopan dan dengan nada rendah. Jangan lupa tersenyum 

Sumber : Usnews.com – OkeZone.com

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.