Gubernur Jabar Berharap Swasta dan BUMD Bantu Pembangunan Lewat CSR

Gubernur Jabar Berharap Swasta dan BUMD Bantu Pembangunan Lewat CSR

Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan mengakui pihaknya berat jika harus mengandalkan APBD untuk melakukan pembangunan Jabar secara menyeluruh. Melalui Coorporate Social Responsibility (CSR) pihaknya meminta agar perusahaan yang ada di Jabar ikut membantu pembangunan Jabar. Tak terkecuali BUMD milik Jabar.

Seperti halnya bank pemerintah Jabar Bank BJB, Heryawan memastikan CSR bank daerah tersebut akan terus didorong untuk membantu bidang pendidikan meski saat ini pada bidang pendidikan, Provinsi Jawa Barat telah mengalami banyak kemajuan, diantaranya ditunjukan dengan Rata-rata Lama Sekolah (7,86 tahun), dengan Harapan Lama Sekolah (12,15 tahun). Namun upaya terobosan dilakukan untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan Jawa Barat, antara lain: Pembangunan 20.000 RKB; Melanjutkan proses penegerian 3 (tiga) Perguruan Tinggi Swasta dan penerapan skema pendidikan tinggi di luar domisili (PDD) ITB, IPB dan UNPAD.

“‎Salah satu sumbangsih CSR BJB yang paling penting diarahkan pada sektor pendidikan terutama untuk pembangunan ruang kelas baru (RKB). Kita dorong CSR BJB buat pembangunan ruang kelas baru,” ujarnya di Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Selasa, 14 Maret 2017.

Menurut Heryawan, sejak program CSR-PKBL Jabar bergulir 2011 lalu, anggaran CSR yang diberikan BJB terus mengalami pertumbuhan. “CSR BJB optimal, bahkan di tahun 2016 lalu, BJB paling besar diantara CSR yang lain, ‎Selain RKB, lanjut dia, CSR BJB juga diarahkan ke sejumlah sektor penting seperti ekonomi, kesehatan, hingga ke pertanian.

Informasi PMB Pendaftaran Online Login Pendaftar
  Chat Kami via WhatsApp  

Menurut dia, pemerintah tidak mungkin menyelesaikan semua persoalan kebutuhan dasar masyarakat. Karena itu dibutuhkan gerakan civil society terutama lewat perusahan-perusahaan mapan seperti BJB untuk menyelesaikan masalah tersebut.

Dengan kolaborasi tersebut diyakini dia akan banyak menyelesaikan permasalahan di masyarakat di samping dengan anggaran pemda.

Pada kesempatan tersebut, Heryawan mengatakan, saat ini perusahaan yang telah bergabung dan bersinergi dengan Tim Fasilitasi CSR-PKBL Jawa Barat telah mencapai 131 perusahaan, terdiri dari 3 (tiga) perusahaan BUMD, 40 (empat puluh) perusahaan BUMN, dan 88 (delapan puluh delapan) perusahaan Swasta.

Sumber : PikiranRakyat

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.