Tren Menanam “Microchip” Pada Tubuh Manusia

Tren Menanam “Microchip” Pada Tubuh Manusia

Bandung – Kemajuan teknologi yang terus berkembang setiap harinya, semakin memudahkan manusia dalam melakukan pekerjaan sehari – harinya. Artificial Intelegence atau kecerdasan buatan merupakan salah satu teknolohi yang sedang booming dan menjadi tren di kalangan masyarakat. Hal ini dimanfaatkan oleh salah satu perusahaan travel di Swedia yang menawarkan kemudahan dalam bertransaksi menggunakan microchip.

Penggunaan microchip bukanlah merupakan hal yang asing, namun kini ada terobosan dimana microchip ditanam dalam tubuh manusia. Dimana microchip disuntikan ke dalam kulit manusia diantara jempol dan ajri telunjuk manusia. Chip yang digunakan sama dengan dengan chip yang digunakan untuk melacak hewan dan paket barang.

Ribuan orang di Swedia telah menyuntikkan microchip ke dalam tubuh mereka, yang dapat berfungsi sebagai kartu kredit nirkontak, kartu kunci, bahkan tiket kereta. Jadi ketika chip sudah berada di bawah kulit, kita tak perlu lagi merasa cemas jika ketinggalan atau kehilangan dompet.

Microchip yang digunakan memanfaatkan teknologi NFC (Near Field Communication), dimana nanti dalam setiap chip yang tertanam terdapat ID atau no member, sehingga ketika melakukan transaksi kita hanya tinggal memindai atau scan kulit yang terdapat microchipnya. Hal ini sedang di uji coba oleh salah satu perusahaan travel di Swedia terhitung sudah ada hampir 3000 orang yang menanam microchip dalam tubuhnya. Diharapkan melalui penanaman chip ini akan menjadi salah satu solusi di masa yang akan mendatang dalam melakukan transaksi digital atau e-transaction. [wid]

Informasi PMB Pendaftaran Online Login Pendaftar
  Chat Kami via WhatsApp  

Sumber : https://sains.kompas.com/read/2018/06/27/101009123/ribuan-orang-swedia-tanam-microchip-di-tubuh-ini-alasannya

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.